Lampung Utara – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lampung Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun lingkungan pendidikan yang ramah dan inklusif. Melalui kunjungan silaturahmi, pengurus DWP Kemenag Lampung Utara menyambangi murid Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lampung Utara pada kamis, 01 oktober 2026
Kunjungan yang mengusung semangat kepedulian dan inklusi ini tidak sekadar menjadi ajang pertemuan formal, melainkan momentum untuk mendekatkan diri dengan para murid, khususnya murid inklusi. Kehadiran DWP di tengah-tengah murid menjadi wujud nyata bahwa pendidikan yang bermutu adalah pendidikan yang mampu merangkul semua kalangan tanpa terkecuali.
Dalam kunjungan tersebut, pengurus DWP berkunjung ke kelas yang terdapat murid inklusi untuk melihat langsung suasana pembelajaran dan aktivitas murid inklusi. Mereka menyapa, berbincang hangat, serta mendengarkan cerita dan pengalaman murid. Suasana akrab dan penuh kehangatan pun tercipta, membuat para murid merasa diperhatikan dan dihargai.
Momen paling mengharukan terjadi ketika pengurus DWP berinteraksi langsung dengan murid inklusi, memberikan semangat untuk terus belajar, tumbuh percaya diri, dan tidak pernah ragu mengejar cita-cita. Dukungan moral yang tulus itu disambut dengan senyum dan antusiasme para siswa.
Kepala MAN 1 Lampung Utara, Elfa Widhyasari, M.Pd menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas perhatian yang diberikan DWP Kemenag Lampung Utara. Menurutnya, kehadiran dan semangat yang diberikan sangat berarti bagi murid, terutama dalam menumbuhkan rasa percaya diri dan rasa dihargai.
“Kami sangat berterima kasih. Kunjungan ini bukan hanya tentang kehadiran, tetapi tentang bagaimana kita menanamkan nilai-nilai kasih sayang dan kesetaraan di lingkungan madrasah. Ini adalah energi positif bagi seluruh warga MAN 1 Lampung Utara,” tuturnya.
Senada dengan itu, M. Rizky Dwi Sahreza selaku murid inklusi dari kelas XII 7 mengaku senang dan termotivasi. “Saya merasa diperhatikan dan didukung. Ini membuat saya semakin semangat untuk sekolah dan tidak malu dengan keadaan saya,” ungkapnya dengan mata berbinar.
Melalui kunjungan ini, DWP Kemenag Lampung Utara berharap dapat terus memperkuat sinergi dengan satuan pendidikan di bawah naungan Kemenag, khususnya dalam menciptakan ekosistem madrasah yang inklusif, penuh empati, dan berkeadilan. Kepedulian bukan sekadar seremonial, melainkan gerakan berkelanjutan untuk memastikan setiap anak mendapatkan haknya untuk belajar dan tumbuh dengan layak.
Kunjungan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Semangat inklusi dan kepedulian yang ditanamkan hari itu diharapkan menjadi benih kebaikan yang terus tumbuh di lingkungan MAN 1 Lampung Utara dan masyarakat sekitarnya.
(HUMAS MAN 1 LAMPUNG UTARA)
