Lampung Utara, (Humas) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lampung Utara kembali menjalani proses Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) tahun 2025 pada Senin (15/12). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi madrasah untuk memastikan tata kelola dan kepemimpinan berjalan sesuai standar peningkatan mutu yang berkelanjutan.
Penilaian dilakukan langsung oleh Kantor Kementerian Agama Provinsi Lampung bersama Tim yang di ketuai Kabid Penmad Ahmad Rifa’i, SE., MM., didampingi Yan Khoirul, S.Kom, dan Tim Asesor Isnaini, M.Pd.I., dan H.Yusuf Ansori, M.Pd.I. DiKehadiran dua pengawas madrasah turut memperkuat pelaksanaan PKKM sebagai tim penilai resmi. Agenda ini juga diikuti oleh jajaran pimpinan MAN 1 Lampung Utara, Kepala Tata Usaha, serta tim penyusun dokumen PKKM.
Dalam sambutan pembukanya, Kepala MAN 1 Lampung Utara Nasir memaparkan kondisi terkini madrasah, termasuk perkembangan organisasi, pembangunan dan pelaksanaan program-program unggulan, serta berbagai prestasi yang diraih siswa sepanjang tahun. Ia menegaskan bahwa seluruh inovasi yang dilakukan merupakan bagian dari komitmen MAN 1 Lampung Utara untuk terus bergerak maju.
Sementara itu, Kasi Pemnad M.Ahmad Rifa’i menekankan bahwa PKKM bukan sekadar agenda tahunan, tetapi ruang refleksi bagi kepala madrasah untuk menilai efektivitas kepemimpinan yang sedang dijalankan. Ia mengingatkan bahwa evaluasi ini berfungsi untuk menjaga madrasah tetap berada dalam jalur peningkatan kinerja.
PKKM harus dipahami sebagai mekanisme untuk mengukur dan memperbaiki kinerja. Dari proses ini, kepala madrasah dapat melihat bagian mana yang masih perlu diperkuat agar layanan pendidikan semakin optimal,” ujarnya.
akhir kata beliau berpantun “pergi ke taman memetik melati, (asiikk) tak lupa singgah menanam jambu, kepala madrasah memimpin madrasah menjadi madrasah maju dan bermutu”
“PKKM harus dipahami sebagai mekanisme untuk mengukur dan memperbaiki kinerja. Dari proses ini, kepala madrasah dapat melihat bagian mana yang masih perlu diperkuat agar layanan pendidikan semakin optimal,” ujarnya.
Adapun aspek-aspek yang menjadi fokus penilaian mencakup lima ranah utama, yaitu:
1. Pengembangan madrasah
2. Pengelolaan manajerial
3. Kewirausahaan
4. Supervisi guru dan tenaga kependidikan
5. Dampak kinerja terhadap mutu pendidikan
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa capaian ini menjadi modal awal penting bagi madrasah dalam menyongsong proses akreditasi, serta PKKM empat tahunan di masa mendatang. Dengan terlaksananya PKKM Tahunan ini, MAN 1 Lampung Utara berharap dapat terus meningkatkan mutu layanan pendidikan dan pengelolaan madrasah sesuai standar yang ditetapkan Kementerian Agama. (tfr/her)
