Lampung Utara, MAN 1 (Humas)– Gerakan Pramuka Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lampung Utara melaksanakan kegiatan Haiking dan Jumat bersih, Jumat (14/01)
Menurut Doni Kurniawan, S.Pd. selaku pembina putra bahwa kegiatan ini adalah wujud dari penanaman dasa darma pramuka. “seorang pramuka harus mencintai alam. Artinya seorang pramuka harus menjaga dan melestarikan alam sebagai bentuk nilai-nilai yang terkandung di dalamnya”.
Dalam pelaksanaan haiking ini, setiap peserta dibekali kantong plastik masing-masing gunanya adalah adik-adik harus membersihkan sampah dari jalanan yg mereka lalui. Sampah-sampah itu lalu di kumpulkan di pembuangan sampah yg ada. Tambah Doni.
“dengan demikian diharapkan mereka faham dan sadar akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan” ucap Doni.
Kepala MAN 1 Lampung Utara, Masir Ibrahim dalam wawancaranya mengatakan bahwa haiking adalah berjalan kaki di alam terbuka yang dapat dilakukan oleh siapa saja baik anak-anak, remaja, maupun orang tua. Hiking dapat dilakukan secara pribadi atau berkelompok. Dalam kegiatan Pramuka seringkali hiking dilaksanakan secara berkelompok dan menjadi salah satu yang diperlombakan dalam kegiatan kepramukaan..
Mendaki sendiri berasal dari kata kerja untuk mendaki, yang berarti berjalan kaki atau berbicara jauh untuk tujuan kesenangan atau latihan (badan gerak). “Kalau Kita memegang arti dari kata untuk mendaki tersebut, maka kenyataannya menunjukkan bahwa mendaki adalah suatu perjalanan kaki yang mengandung unsur permainan, petualangan dalam kehidupan, bukan hanya sekedar berjalan kaki atau melapisi jauh seperti asal arti kata dasarnya, ujar Masir.
Intinya, Haiking dapat dijadikan salah satu sarana untuk mengasah kepekaan dan kepedulian seseorang terhadap sesamanya dan pada alam sekitarnya. Hal ini dibenarkan oleh doni Kurniawan yang mendampingi siswa MAN 1 Lampung Utara dalam kegiatan tersebut.
“Melalui anggota Pramuka dapat saling memahami dan bekerjasama dengan sesama temannya selama diperjalanan, dimana perjalanan biasanya menempuh medan yang sulit, sehingga dibutuhkan saling mendukung dalam tim, selain itu juga mengasah kepekaan terhadap alam dan lingkungan sekitar.” tambah Masir. (tfr/her/aas)

By MAN1LU

Seputar dunia pendidikan madrasah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *